Tersesat, Kembali Ke Jalan Semula, Melihat Pelangi

13 Mar

Hari selasa kemarin, seperti biasa aku pulang lewat lingkar selatan. Waktu itu aku pernah masuk ke jalan yang lebih dekat dengan ayah aku, karena penasaran jadi aku mencoba jalan yang waktu itu, pada hal aku tidak hafal jalannya karena terlalu banyak belokan, dengan sok tahu aku memilih jalan, tapi tidak samai-sampai, aku malah merasa semakin jauh dan masuk ke jalan yang tidak aku kenal samasekali, aku bingung.

Dalam hati aku berpikir balik lagi, tapi terlalu jauh, jadi aku terus saja jalan. Ternyata jalan itu mengarah ke lingkar selatan lagi, sambil menggerutu sendiri pakai bahasa Jepang, au terus melajukan motor, aku kesal, untuk apa jauh-jauh diperjalanan, pada akhirnya kembali lagi ke tempat semula.

Sambil terus melaju dan menggerutu, kesal juga karena hari itu hujan, tapi begitu melihat ke langit depan ternyata ada sebuah jembatan pelangi yang sempurna. Aku berhenti menggerutu dan mengagumi keindahan pelangi, ah….ternayata di dalam ketidak beruntungan, ada sebuah pelangi untukku. Kesal bercampur senang, kesal karena tersesat dan kembali ke jalan semula, tapi senang juga karena bisa melihat salah satu lukisan Yang Maha Kuasa, it’s make me feel beter.

 

 

 

 

 

 

Satu Tanggapan to “Tersesat, Kembali Ke Jalan Semula, Melihat Pelangi”

  1. faiz_setia 31/03/2011 pada 2:48 am #

    Kacian bnget Cieh……
    cba Lw Q sprti nto, psti Q jg akn mrsakan sedih……
    V d smpng cdh ad cnNg’a ugh lho,,, krNa d prjLnan Mlhat sbuah lukisan dr yg Maha Kuasa……

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: